Ada yang menarik ketika beberapa waktu lalu, saya bersama teman-teman terlibat (meski hanya sedikit saja berperan) dalam baksos Pohon (Politics on Health and Education—bener ga singkatannya?) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik. Waktu itu, selepas kuliah, untuk menambah pendanaan, kami (beberapa teman juga saya), jualan makanan ringan.
Selama dua hari kami jualan. Hal yang mau saya ceritakan adalah ketika jualan beng-beng. Saya menemani Devy untuk keliling cari pembeli. Sedangkan temen yang lain, Fildzah, Ania, Puspa, Opie, keliling ke tempat yang berbeda. Barang yang mereka jual lebih banyak.
Ketika menawarkan beng-beng2 itu, Fildzah cs menawarkan dengan kata “satu seribu lima ratus”, sedangkan Devy menggunakan, “Tiga ribu dua.” Sepintas terdengar sama saja. Per item sama-sama berharga seribu lima ratus. Tapi ternyata, efeknya beda. Beng-beng yang dijual Devy lebih cepet habis (lebih cepet laku—cepet habis jg krn jumlahnya yang lebih sedikit). Saya memperhatikan ada perbedaan dalam marketing di sini (sah… bahasanya), ketika Devy menjual dengan harga 3000 dapet dua, orang cenderung membeli sekaligus dua, sedangkan ketika mengatakan, “harganya 1500”, pembeli mayoritas hanya membeli satu saja (sebelum jualan sama Devy, kami semua jualan bersama).
Walaupun saya ga banyak bantu jualan, saya dapat sesuatu hari itu. Yap, betapa pentingnya kekuatan kata-kata. Konsumen yang membeli beng-beng dari Devy, ga ada yang menawar mau beli satu saja, kalaupun ada, akhirnya beli dua juga. Hm, bakat juga nih si Devy! Satu lagi, perlu kreatifitas dalam memilih kata yang tepat!






Sekedar bertanya…
Pilih mana jeng, telor setengah mateng apa telor setengah mentah?
By: Praditya on December 11, 2007
at 8:00 pm
setengah mateng…
haha.. ini mirip setengah isi setengah kosong yak? tentang optimisme dan pesimisme…hehe..
*td soal MPKT ada yg ttg pesimis dan optimis jg loh…ttg sikap thd alam..:)
By: rifa on December 12, 2007
at 11:06 am
Hahaha… Yup!
Ternyata jeng Rifa orang yg optimis…
By: Praditya on December 12, 2007
at 3:32 pm