tujuh gugatan rakyat
1. nasionalisasi aset-aset strategis bangsa.
2. wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi rakyat.
3. tuntaskan kasus BLBI dan korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya.
4. kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi, dan energi.
5. jamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat.
6. tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan
7. selamatkan lingkungan dan tuntaskan kasus lumpur lapindo brantas
Aksi Kepung Istana BEM SI: 12 Mei 2008
Totalitas Perjuangan
Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan Di persimpangan jalan
Kepada pewaris peradaban Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan Di lembar sejarah manusia
Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun ke jalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga untuk negeri tercinta
HIDUP MAHASISWA!! HIDUP RAKYAT INDONESIA!!






satu gugatan saya. Wajibkan pendidika syariat Islam bagi seluruh rakyat Indonesia, pasti Indonesia akan terlepas dari krisis. Dengan izin Allah.
Ingat kemerdekaan itu juga ditegaskan karena rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
Pasti inget donk masa” sekolah pas upacara?
btw rif, ni blog aq yang baru..
di kali link ya..
punya mu dah ta link tuh..
–robee’–
By: tkid on May 12, 2008
at 3:05 pm
eh link nya ini http://tkid.wordpress.com
makasi rif…
By: tkid on May 12, 2008
at 3:06 pm
emang ikutan aksi ya?
aku liat rame liat di TV One…
tugu rakyat ga dapat simpati, presiden malah keluar kota.
By: ndah on May 19, 2008
at 8:52 am
@tkid:
knp bikin blog lg pak??
@ndah:
ini mbak nur indah rahmawati ya?? apa kbr mbak??
By: rifa on May 19, 2008
at 10:39 pm
lagu ini sering aku putar di winampku..
jadi inget masa-masa mahasiswa dulu..
salam kenal ya mbak
By: rita on May 28, 2008
at 7:52 pm
@rita:

!!
salam kenal juga..
By: rifa on May 29, 2008
at 7:23 pm
Kita harus dewasa menyikapi isi gugatan itu kawan. Banyak hal yang masih kita anggap sepele. Namun yang terpenting, reformasikan moral dan akhlak warga “negara Indonesia” dan mulai dari kita sendiri.
Ingatkah?? moral dan akhlak itulah yang merusak kekacauan ini. Itu sumber malapetaka. Ingat juga di zaman Rasulullah SAW dimana beliau sudah terlebih dahulu menghadapi masa serupa dengan perbaikkan dan penyempurnaan akhlak.
Hanya saja, sulit kita untuk mengukur dan menstandardisai sehinga membentuk sistem yang baik untuk melakukan itu. Akhirnya, gugatanpun ditujukan pada sub masalah yang dihasilkan, bukan pada sumber masalah tersebut.
Gugatan yang cukup menjadi bentakkan bagi penguasa yang tidak kebal. Namun, seperti yang saya ungkapkan tadi, isi tersebut tidak menyentuh pada tambang permasalahan. Lebih bersifat responsif terhadap masalah terkini yang sedang memanas dan hal itu akan berlanjut bila muncul permasalahan baru disebabkan tidak tercabutnya akar permasalahan.
By: lukmeidi on June 12, 2008
at 12:50 am