Archive for ‘Islam’

May 11, 2012

Label Halal

Logo Halal


 

Rf: Bi, kalo makan roti belum ada label halalnya gimana? Enak rotinya. :D
A : Masakan ummi juga ga pernah ada labelnya.
Rf:  *Merasa mendapat pembenaran, tapi.. tapi ini ada merknya looh. :-?
A : Kalo ragu ya gak usah dimakan. Kok baru tanya pas udah makan. Enak banget. Bawa aja ke POM biar diteliti halal gak. kali aja produk home industry.
 

Sebenernya dah tau sih, kalau ragu ya ga usah dimakan. ga usah dilakukan. Tapi, ternyata ada yang bisa kita lakukan selain ragu-ragu dan berdiam. :D  

hmmm.. atau mungkin langkah lain, kirim surat ke perusahaan produsen? Mungkin sih. Tapi perlu masif kayaknya yah. hehe. 

 

June 15, 2011

Allah Tahu Mana yang Terbaik, kok!

Pernahkah putus asa dan menganggap apa yang Allah takdirkan itu tidak baik untuk kita?
Perasaan seperti ini sangat manusiawi saya rasa. Saya pun pernah merasa demikian. Biasanya sih perasaan-perasaan ini muncul ketika kita terpapar suatu cobaan. Ketika cobaan baru menimpa kita, seringkali kita kurang mampu berpikir jernih dan akhirnya tidak menerima takdir tersebut. Padahal, dalam surat Al Baqarah : 216 Allah berfirman :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Ya, sering kali kita menganggap kita tahu segalanya untuk kita. Kita lupa kalau Allah lebih tahu yang terbaik bagi kita. Sering kali kita gak sadar kalau ketetapan Allah itu pasti ada hikmahnya. Hikmah itu sering kali baru kita sadari setelah kita mendapatkan hikmah tersebut.
Tak mudah memang untuk bersabar atas ketetapan Allah yang kita anggap buruk.

Saya pribadi juga sering kali perlu berpikir dulu ketika menghadapi masalah. Tapi ya, pelan-pelan bisa juga. Kebetulan kemarin habis menerima suatu ketetapan Allah yang cukup sulit untuk mengondisikan diri saya. Tapi akhirnya perlahan bisa juga. Toh kalau itu sudah ketetapan, mau diapain lagi? berlarut-larut dalam masalah gak ada gunanya. Penting sih memang untuk menjadikannya pelajaran. Tapi, perlukah berlarut-larut hingga akhirnya kita justru tidak melakukan tindakan-tindakan untuk memperbaiki?

Salah satu cara yang bisa membantu kita untuk bisa bersabar dan mengikhlaskan ketetapan Allah yang kita anggap masalah itu, kalau kata saudari saya, adalah dengan membaca Al Quran dan menghayatinya. Juga banyak berdoa. Ya, mendekat kepada-Nya, pemberi ketetapan. Kalau bukan kepadaNya, kepada siapa lagi?

Selamat latihan sabar, meyakini ketetapan Allah adalah yang terbaik. Yakin saja, dunia tidak akan runtuh kok hanya karena kita mengalami satu masalah. Justru kita yang akan runtuh kalau berlama-lama meratapi tanpa melakukan sesuatu untuk memperbaiki ataupun melakukan tindakan lainnya.

Daripada capek berkesudahan? Memasrahkan kepadaNya itu jauh lebih baik. Tanpa melupakan usaha tentunya.

Demikian, semoga bermanfaat. Ini juga pengingatan buat saya juga nih. :)

August 25, 2009

Ayo, Rapatkan Shaffmu!

Shaff Shalat

Yap, hari ini sudah hari keempat Ramadhan! Bagaimana Ramadhanmu kawans? Berapa juz tilawahnya? Full nggak tarawihnya?

soal tarawih nih, beberapa hari ini, saya tarawih di masjid dekat kosan saya. Nama masjidnya Masjid Mardhatillah. Subhanallah, masjidnya penuh. Bapak-bapak, Ibu-ibu, para mahasiswa, juga anak-anak shalat di masjid ini. Begitu adzan isya berkumandang, rasanya masjid itu langsung ramai. Bahkan saya, yang dari kosan pas iqamat, sering kebagian tempat di belakang (tapi akhirnya pindah ke depan karena di depan masih kosong). Nah loh?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.