Kita Adalah Pemuda

 

Ada yang mengganjal di hati saya ketika kuliah Pengantar Sosiologi tadi pagi. Seperti biasa, tiap pertemuan kuliah kelompok, kami ada tes kecil kemudian dilanjut presentasi kelompok yang bertugas (tiap minggu gentian) mengenai bab yang menjadi bahasan. Pagi ini, yang dipresentasikan oleh Ummu dkk adalah tentang Konformitas dan Penyimpangan.

Tugas untuk kelompok 7 (kelompok Ummu dkk) adalah mewawancarai para penyimpang (deviant), diantaranya adalah pemalak dan pekerja seks komersial (PSK). Kalo kemaren sebelum di presentasikan sih saya liat pembajak juga di makalah Ummu, tapi hari ini hanya disinggung tentang pemalak dan PSK aja. Dari presentasi kelompok tersebut, poin yang didapat di antaranya adalah alasan mereka melakukan penyimpangan (dalam hal ini memalak dan menjaja seks) adalah karena himpitan ekonomi dan tidak dimilikinya skill lain untuk beralih profesi.

Dari presentasi kelompok Ummu juga sempat disinggung bahwa para penyimpang tersebut meresahkan masyarakat. Saya sepakat dengan hal ini. Namun, yang kemudian membuat ganjalan di hati saya adalah ketika muncul dari seorang teman dari departemen yang cukup bergengsi di FISIP (kuliah sosiologi ini kuliah lintas departemen, kelasnya diacak dengan departemen lain), dia menanyakan, “Kenapa PSK itu meresahkan? Kalo pemalak, sudah pasti, tapi PSK?” Nah lho! Ko pertanyaan yang muncul kayak gini sih, begitu pikir saya.

Kemudian teman saya mengingatkan soal pertanyaan si penanya pada minggu sebelumnya ketika materi kuliah tentang gender, setelah membahas macam-macam, saat itu si penanya menanyakan “Mengapa merokok dianggap sebagai hal yang tabu jika dilakukan oleh perempuan?” Deng! Pertanyaan-pertanyaannya yang muncul seolah-olah ingin mencari pembenaran atas hal-hal yang telah saya sebutkan di atas. Saya dan teman saya berbisik, “Ini sebenernya dia asal nanya ato gimana sih?” kira-kira demikian reaksi kami. Kami mengasumsikan bahwa dia ingin bertanya agar mendapat nilai jadi pertanyaannya ngawur, tiap penanya memang mendapat poin dari dosen.

Namun, dugaan saya dan Nesya yang ada disebelah saya sepertinya meleset. Selanjutnya, si penanya terus saja membombardir penyaji dengan pertanyaan-pertanyaan yang mengindikasikan kalau PSK itu diperlukan. Menurutnya lagi, PSK itu masih ada karena masih dibutuhkan. Kemudian dengan tegas pula Ummu menjawab PSK itu ada karena perilaku masyarakat juga. Tetep aja si penanya keukeuh dengan argumennya hingga diskusi pagi tadi berlangsung cukup alot. Kemudian, Ummu akhirnya memberi pertanyaan kepada audiens, khususnya perempuan, apakah setuju jika PSK dibiarkan.  Jelas, mayoritas bilang tidak. Ummu menambahkan, ga semua laki-laki menginginkan PSK. (lupa redaksionalnya, pokoknya presentasi Ummu keren abis deh! J ). Walaupun kalo menurut Teori fungsi Durkheim kejahatan itu perlu agar mortalitas dan hukum berjalan normal, tetep aja banyak yang ga setuju atas perilaku-perilaku di atas. Betul Gak?

Hmpfh, saya heran dengan si penanya, dan seorang lagi yang ikut berargumen dan berada di pihak yang sama dengan penanya. Sebenrnya mereka pengen dunia ini kayak apa sih? Ko seolah-olah cari pembenaran atas perbuatan-perbuatan di atas? Uh! Emang sih, sebenernya saya ga boleh nge-judge begitu aja tentang mereka. Tapi, dari pertanyaannya tadi, semakin menguatkan bahwa dalam masyarakat telah terjadi pergeseran nilai hingga ada individu-individu yang punya pemikiran bahwa hal di atas sudah biasa. Parahnya, anggapan itu datang dari seorang teman yang notabenenya adalah pemuda yang mahasiswa sebuah jurusan yang ga bisa dianggap remeh di FISIP universitas terbaik negeri ini. Terus mau gimana nasib bangsa ini? Hai, pemuda dan pemudi! Inget dong, kite punya tiga fungsi nih: agent of change, iron stock, moral force (bener ini ga yah?). Hah?! Apaan lagi tuh… Cari sendiri aja yak! Biar lebih meresap ke dalam diri, haha! Kan kalo nyarinya susah, ilangnya susah juga. Resapin yak, terus jangan lupa praktekkin!

 

 

Saat-saat pergantian 22 ke 23 november 2007

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s