Ibadahku, Energiku

“Pagi ini sudah baca Al-Qur’an belum, Nak?” tanya Ummi diseberang. “Belum, Mi.” Jawab Fajar dengan nada masih agak terkantuk-kantuk. Jangankan tilawah, shalat subuh saja belum! Semalam Fajar baru sampai kost-kostannya pukul satu dini hari. Ia sedang mempersiapkan acara untuk minggu depan. Ada masalah cukup serius di kepanitiaan, jadi rapat semalam agak alot. Dan pagi ini, pukul 5.15, ia terbangun karena dering ponsel panggilan dari Umminya di seberang pulau sana.

Keluarga Fajar memang keluarga yang religius. Abahnya seorang Ustadz. Umminya pun aktif mengisi pengajian-pengajian di sekitar komplek perumahan mereka. Dan sejak dini, orang tua Fajar memang membiasakan anak mereka untuk rajin beribadah dan dekat dengan Al Qur’an. Tak heran, mereka kerap mengingatkan putra tercintanya itu.

“Ya sudah. Tilawah saja dulu. Nanti jangan lupa dzikir paginya. Insya Allah ada..

mau tau kelanjutannya?

Nantikan di SUPER EMBUN FSI FISIP UI

~akhirnya bikin cerpen lagi..

2 thoughts on “Ibadahku, Energiku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s