Tragedi Dini Hari di 3 Juni 2008

*agak ga penting mode: on

2.17 waktu kendaraan itu

Udah hampir sampai di Pemalang, mbak. Mbaknya keblabasan.” Ujar seorang bapak separuh baya di kursi sebelah kursi saya.

Olala…

Saya pun terkejut.

Hah? Jam dua? Ini bener sudah nyampai di Pemalang??” saya panik luar biasa.

Bener ini di Pemalang, Pak?” tanya saya kemudian, memastikan.

Iya, udah mau sampe di terminalnya…” jawab si Bapak.

Gubrakkk…!!!

Ini mimpi ato nyata yak??

Saya jelas kaget dengan kenyataan yang saya temui. Malam itu saya berada di sebuah bis dengan tujuan kota Tegal tercintah tempat saya hidup belasan tahun ini. Dan kini, saya sampai di kota sebelah. Olala…

Bagaimana ini?

Berbagai macam pikiran muncul di kepala saya…

Jam dua dini hari,, gimana mau balik?? Huhu…

Tenang… tenang.. Rifa.. kata pikiran saya yang lain..

Dan akhirnya, saya pun turun mengikuti orang-orang lain yang memang tujuan mereka adalah Pemalang. Saya pasrah dan berusaha yakin akan dapat pertolongan. Bapak yang tadi bilang akan mencarikan saya kendaraan menuju Tegal.

Tapi, apa mau dikata, si Bapak sudah disambut banyak tukang becak yang mengais rizki, saya pun sebenarnya demikian, tapi saya menolak dengan mengatakan, “Tidak, pak..” dengan wajah yakin dan penuh percaya diri (halah… ) . Kalo ga kayak gini, bisa ketauan lagi bingung dan bisa jadi sasaran yang engga-engga Hingga kemudian saya ga tau si Bapak kemana perginya.

Akhirnya, saya jawab aja pertanyaan-pertanyaan dari pencari nafkah yang bertanya saya mau kemana. Ada yang menunjukkan jalan dan menawari ojek menggunakan motor. Mendengarnya, saya langsung kaget dan menolak. Hiyy,, ngeri ah. Dan saya pun memutuskan menunggu bis yang akan ke Tegal. Meskipun tidak banyak.

Ga tau kenapa, sejak bis menempuh perjalanan kembali setelah berhenti di rumah makan, saya tertidur pulas. Adakah pengaruh dari mie yang saya makan? Dugaan yang cukup beralasan. Sebelumnya saya ga pernah tidur tanpa terbangun seperti ini. Saya benar-benar tidak merasakan apa-apa ketika bis sedang berjalan di kota sebelum Tegal atopun ketika ada penumpang yang turun di tengah jalan. Huhu. Payah banget deh. Mana sendirian lagi. Padahal dah diwanti-wanti agar hati-hati sama beberapa orang yang saya pamiti.

Orang yang menawari saya naik ojek menyarankan untuk menunggu di tempat yang dia tunjuk. Tapi, antara percaya dan tidak, saya tidak menuruti seratus persen. Takut lah ya… bayangkan saja, seorang Rifa sendirian di terminal yang sama sekali belum pernah diinjak.. huhu..

Kemudian, ada seorang Bapak-bapak, yang mengatakan kalo istrinya juga akan ke Tegal dan dia menyuruh saya untuk menunggu kendaraan sama istrinya. Hm, kliatannya baik. Okelah,, kata saya dalam hati. Dan olala,, ketika saya tinggal sedikit lagi mendekati ibu itu… apa yang terjadi??

Saya kaget.

Si Ibu memegang sesuatu yang mempunyai cahaya di tangannya.

Saya kira itu rokok.

Semakin mendekat….

Dan ya, benar.. ternyata itu memang rokok.

Aduh,,,,

Bukan bermaksud meng-underestimate yah,,,biasanya kan perokok apalagi wanita punya konotasi negatif… dan itu mempengaruhi pikiran saya…

Ya Allah,, semoga tidak terjadi apa-apa… saya berusaha tenang dengan membangun pikiran positif. Tapi agak susah, karena SMS dan telepon saya ke rumah tidak mendapat respon…

Dan akhirnya….

Alhamdulillah,, ada bis yang baru datang tapi mau balik lagi ke Tegal…

Dan saya pun naik,,, terpaksa dengan ibu yang merokok tadi… dan dia duduk di samping saya…huhu…

Sepanjang perjalanan,, saya berada dalam keadaan siaga.. takut kenapa-kenapa…sembari menghubungi ortu saya.. hingga akhirnya…

Terlihatlah pom bensin yang masuk MURI itu karena memecahkan rekor toilet terbanyak dan terbersih… itu artinya, tak jauh dari Pom bensin tempat saya biasa turun… dekat rumah sakit….

Alhamdulillah,, nyampe juga. Saya pun dihubungi oleh ayah saya kemudian dijemput olehnya. Stelah menunggu beberapa menit…

Alhamdulillah,, jam 3. 35 saya sampai di rumah tercinta…

Ada ibu

Dan kakek-nenek saya yang kebetulan sedang ada di rumah kami….

Alhamdulillah… akhirnya saya sampai dengan selamat tanpa kurang suatu apa…

Terima kasih, Allah.. atas pengalaman itu…

Mudah-mudahan gak kejadian lagiii…cukup sekali…

*agak gak penting mode: off!

10 thoughts on “Tragedi Dini Hari di 3 Juni 2008

  1. what?? ke pemalang?? hahahha.. dasar.. tapi ridu ilfil juga lho sama cewe yg ngerokok.. lah sama cowo yg ngerokok aja ilfil banget, apalagi cewe?

    masih mending ah nyasar ke pemalang.. kalo misalnya nyasar ke malaysia gimana??:mrgreen:

  2. @Ridu:🙂
    he-eh,, para perokok itu ga nyadar apa yak klo mereka bikin org2 dkt mrka ga nyaman??

    @Ndah:
    hehe.. iya mbak…

  3. @Tc:
    sudah nelpon,, tapi ga lama dpt jawaban,,
    kan ada di cerita di atas?

    @oktasitohang:
    yah,, memang bgitulah..

    @awisawisan:
    ya.. mau bagaimana lagi? hehe,,

  4. tips dari fadhly kalo naik bis keblabasan atau diturunkan di tengah jalan (padahal belum sampai tujuan)pada saat malam hari (yang gak ada angkutan) adalah:

    1. Cari Masjid terdekat, untuk menunggu sampai shubuh. Disana kita bisa shalat malam dulu dan ibadah yang lainnya seperti baca qur’an dan dzikir. Usahakan masjid yang cukup besar (masjid raya).

    2. Cari Warnet 24 Jam terdekat. Di warnet 24 Jam kita bisa nge-net sambil menunggu pagi. Insya ALLAh waktu menunggu tak akan terasa lama.

    3. Cari Warung Bubur Kacang Ijo+Indomie yang buka 24 Jam (khan banyak tuh sekarang). Di sana kita bisa makan mie instant dulu dan setelah itu dilanjutkan minum teh sampai pagi.

    Semoga lain kali diberi kemudahan oleh ALLAH….
    Kalo nanti kejadian lagi, silakan mencoba tips dari saya…

    Oya…buka blog-ku yah….hehehehe

  5. @nickafdhal:
    makasi sarannya,,
    saya komentarin yak,
    yang pertama, sendirian? klo bagi saya agak riskan,,
    yang kedua, klo tempatna di daerah terpencil? klo diskitar kosan mhs sih no problemo..
    yang ketiga, takut ah, yg disitu kan pasti jarang yang perempuan,,

    hehe,, ada2 aja alesannya,,
    tp boleh aja sih klo ketiganya emang bisa dilakukan,,
    btw, apa blognya? org alamatnya aja ga tau,,
    lagian, ga ditulis sih,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s