Sampai Pake Batik di Kaki

Sejak beberapa hari lalu, saya lihat di pengumuman-pengumuman, imbauan untuk pakai batik di 2 Oktober. Dan hari ini, 2 Oktober. Hm, hari Pakai Batik Indonesia kali yah. Ternyata, imbauan itu cukup didengar masyarakat sekitar saya, masyarakat kampus FISIP UI tepatnya. Bagaimana dengan saya sendiri? Saya tidak pakai batik! Heu, bukan karena tak cinta dengan budaya sendiri, tapi ada alasan lain yang lebih ke teknis sebenarnya. *alasan saja saya ini*

Kembali ke tadi, masyarakat kampus cukup mendengar imbauan untuk memakai batik. Sepanjang jalan dari stasiun sampai kampus saya di FISIP, banyak yang mengenakannya. *kebetulan tadi pagi naik angkot, jadi lewat stasiun*. Yang pria mengenakan kemeja bermotif batik, dan yang perempuan memakai blouse batik, meski mereka tidak benar-benar full batik. Banyak yang pakai celana jeans. Hm, ingin perpaduan budaya kali yee. Hoho.

Dan yang mengejutkan, ternyata ada yang begitu cintanya dengan batik, mungkin terkendala tidak ada batik dalam bentuk baju atau karena masalah teknis lainnya, ada mbak-mbak yang pakai batik di sandalnya! wkwkwk.. how unique, isn’t? Ini beneran nyata. Bahkan saya sempat memfoto dengan hape saya yang standard meski mbak-mbak itu sambil jalan. Tapi sayang, belum sempat saya transfer filenya. Lain waktu jika sempat, akan saya upload di sini.

Fenomena ini, bagi saya, sedikit banyak menunjukkan kalau masyarakat kita masih cinta dengan budaya yang dimilikinya. Terlebih dengan kasus beberapa waktu lalu yang masih hangat dan tak akan habis dibicarakan: klaim Malaysia atas budaya Indonesia. Mudah-mudahan, rasa cinta budaya dan tanah air tidak hanya satu hari ini saja. Tidak pula hanya ditunjukkan dengan memakai batik. Tapi dengan aksi nyata lain, yang konkret, dan dapat dirasakan manfaatnya. Semoga. 🙂

Advertisements