Allah Tahu Mana yang Terbaik, kok!

Pernahkah putus asa dan menganggap apa yang Allah takdirkan itu tidak baik untuk kita?
Perasaan seperti ini sangat manusiawi saya rasa. Saya pun pernah merasa demikian. Biasanya sih perasaan-perasaan ini muncul ketika kita terpapar suatu cobaan. Ketika cobaan baru menimpa kita, seringkali kita kurang mampu berpikir jernih dan akhirnya tidak menerima takdir tersebut. Padahal, dalam surat Al Baqarah : 216 Allah berfirman :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Ya, sering kali kita menganggap kita tahu segalanya untuk kita. Kita lupa kalau Allah lebih tahu yang terbaik bagi kita. Sering kali kita gak sadar kalau ketetapan Allah itu pasti ada hikmahnya. Hikmah itu sering kali baru kita sadari setelah kita mendapatkan hikmah tersebut.
Tak mudah memang untuk bersabar atas ketetapan Allah yang kita anggap buruk.

Saya pribadi juga sering kali perlu berpikir dulu ketika menghadapi masalah. Tapi ya, pelan-pelan bisa juga. Kebetulan kemarin habis menerima suatu ketetapan Allah yang cukup sulit untuk mengondisikan diri saya. Tapi akhirnya perlahan bisa juga. Toh kalau itu sudah ketetapan, mau diapain lagi? berlarut-larut dalam masalah gak ada gunanya. Penting sih memang untuk menjadikannya pelajaran. Tapi, perlukah berlarut-larut hingga akhirnya kita justru tidak melakukan tindakan-tindakan untuk memperbaiki?

Salah satu cara yang bisa membantu kita untuk bisa bersabar dan mengikhlaskan ketetapan Allah yang kita anggap masalah itu, kalau kata saudari saya, adalah dengan membaca Al Quran dan menghayatinya. Juga banyak berdoa. Ya, mendekat kepada-Nya, pemberi ketetapan. Kalau bukan kepadaNya, kepada siapa lagi?

Selamat latihan sabar, meyakini ketetapan Allah adalah yang terbaik. Yakin saja, dunia tidak akan runtuh kok hanya karena kita mengalami satu masalah. Justru kita yang akan runtuh kalau berlama-lama meratapi tanpa melakukan sesuatu untuk memperbaiki ataupun melakukan tindakan lainnya.

Daripada capek berkesudahan? Memasrahkan kepadaNya itu jauh lebih baik. Tanpa melupakan usaha tentunya.

Demikian, semoga bermanfaat. Ini juga pengingatan buat saya juga nih.🙂

One thought on “Allah Tahu Mana yang Terbaik, kok!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s