Jakarta

image

Pemandangan sesaknya kereta seperti di atas tentu bukan hal yang asing apalagi langka bagi warga Jakarta. Kota yang menjadi ibu kota dan menjadi tempat masyarakatnya melambungkan harapan karena konon 70 persen uang beredar di pulau jawa ada di jakarta.

Anggapan di atas tentu bisa jadi benar karena memang jakarta pudat segalanya.

beberapa waktu lalu, saya diminta bantu survei dari dosen dan berkesempatan melihat sisi lain ibukota yang jarang saya lihat karena memang terus terang saya tidak banyak mobilitas di jakarta khususnya ke perkampungan-perkampungan seperti tempat saya survei.

Cukup terkejut saya melihat begiyu padatnya perkampungan tersebut. jarak antar rumah hanya sekitar satu meter. buktinya ada di salah satu foto tersebut. rumah-rumah berhimpit, sempit dan sangat pelit bagi keluangan ruang gerak mereka. Banyak warga yang menghabiskan waktunya di depan rumah mereka.

Hingga malam, itu yang mereka lakukan. Demikian pula dengan anak-anak. Kalau mau melihat anak yang tidak mengurung di rumah bersama PS-nya, di sini tempatnya. Mereka bermain di gang sempit tempat tinggal mereka. Ya, bisa dipahami, rumah mereka tidak lebih luas untuk bermain dan berlarian di dalam. Bahkan untuk menaruh sepeda motor di dalam rumah saja, tidak bisa mereka lakukan.

Padatnya permukiman mereka juga dapat dilihat dari jumlah orang yang tinggal. Rumah yang tak seberapa luas tsb bisa dihuni oleh 7 orang. Lagi, kita bisa lihat dari daftar penduduk. Satu RT bisa terdiri atas 80 kepala keluarga.

Ya. Keadaan demikian yang mereka hadapi. Menjadi keseharian. Inilah hidup yang mau tak mau mereka harus jalani. Seperti ini hidup yang mereka perjuangkan di ibu kota yang katanya menjadi tempat terbesar perputaran uang.

Sangat kontras jika dibandingkan cerita kawan yang pernah ke timur Indonesia, rumah-rumah berjauhan, anak-anak bebas bermain di tanah lapang. Seandainya uang juga berputar di timur tersebut, tentu tidak demikian yang terjadi.

Hal-hal ini lah yang mestinya mendapat perhatian. Tidak seharusnya pusat pertumbuhan hanya di ibukota.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s