Seklumit di hari terakhir IBF 2014

Islamic Book Fair buat saya, semacam event tahunan yang gak boleh kelewat. Meskipun, saya sadari, hobi saya lebih tepat dibilang belanja buku ketimbang menamatkannya. Karena memang, beberapa buku yang dibeli tahun lalu belum tersentuh, bahkan masih dibungkus plastiknya. Parah emang sih hahaha.

Meski sadar kalau saya harusnya menghabiskan buku-buku yang belum terbaca dulu, saya tetap merasa gak boleh melewatkan IBF tahun ini, yang seperti biasa digelar di Istora Senayan. Akhirnya, dengan kondisi yang sebetulnya saat itu kurang fit, saya tetap jalan ke istora, sendirian di hari terakhir, Ahad siang yang sedikit terik. Gak apalah sendirian, lebih bebas mau keliling ke stand mana saja dan berapa lama.🙂

Hasilnya, apa saja yang saya beli? Saya cuma beli dua buku loh, itu pun novel semua yang saya beli karena sudah baca edisi pertamanya, jadi penasaran kelanjutannya. Saya sadar, beberapa buku belum terbaca dan saya sudah tidak ada space lagi untuk menaruh buku-buku itu kalau saya beli lagi saat itu. hehe

Gak ngeborong buku, ternyata ga membuat saya gak puas datang. Nyatanya, saya tetap puas karena bisa menikmati suguhan acara pada hari itu. Berikut secara ringkas apa yang saya dapat:

1. Ceramah oleh Ust Syafii Antonio,
Ceramah kali ini ustadz syafii bicara tentang prophetic leadership and management. Dalam hal ini, tentunya Rasulullah SAW merupakan sosok yang perlu menjadi anutan karena super dalam segala sesuatu. Ia tidak hanya sukses sebagai pribadi, tetapi juga dalam berbisnis, memimpin keluarga, dakwah, politik, ahli hukum, panglima militer, dan juga pendidik. Agar menjadi orang yang sukes, perlu berhasil secara personal dengan integritas, secara interpersonal perlu dipercaya, di tingkat organisasi, diperlukan profesionalisme, dan di tingkat komunal atau ketika menjadi pemimpin, diperlukan komunikasi yang baik.

2. Talkshow bersama komikus Muslim Show asal Perancis
Tiga orang dari Perancis dihadirkan langsung di panggung IBF oleh Mizan seiring dengan peluncuran komik Muslim Show versi Indonesia. Kegiatan ini adalah bagian dari tour Muslim Show di Indonesia. Dua orang komikus, Nordine Allam dan Boudin menceritakan bahwa komik-komik mereka terinspirasi dari kehidupan sehari-hari. Meski demikian, mereka tidak bisa memungkiri, tidak mudah begitu saja dalam menuangkan dalam karya. Mereka kadang butuh cukup waktu agar karya mereka layak dan sesuai dengan kaidah yang ada. Saat ini ada dua seri yang dipublikasi dalam bahasa Indonesia, yaitu Ramadhan dan Hidup Bertetangga Ala Muslim Show. Kini, mereka sedang mempersiapkan edisi terbaru tentang Ibu dan kehamilan (*lupa persisnya, kurang lebih tema seputar itu) dan juga membuat Muslim Show dalam bentuk animasi.

20140401-230026.jpg

3. Ceramah oleh Ust Bachtiar Nasir.
Berikutnya yang gak kalah menarik dari yang saya dapat di IBF lalu adalah yang disampaikan UBN dari QS Luqman 12-19. Pendidikan Karakter Metode Luqman. Beberapa sistem nilai yang perlu diajarkan orang tua kepada anaknya : jangan syirik, birrul walidain, muraqabatullah, shalat, sabar, tidak boleh sombong, komunikasi dengan cara yang baik seperti penghuni syurga (tidak kasar dan tidak teriak-teriak, misalnya) dan dalam melangkah juga sederhana. Ah ya, dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan, metode dalam pendidikan ke anak adalah dengan memotivasi dan memberi peringatan.

Alhamdulillah, ngebolang sendiri di IBF dapat manfaatnya. Paling nggak, sedikit dicharge lah ini iman yang suka naik turun. Heheh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s